22 Jun

Kemenpar Dorong Pembangunan Kereta Gantung di Kawah Ijen

Banyuwangi – Rencananya pembangunan kereta gantung di Kawah Ijen sudah tercetus sejak lama. Kementerian Pariwisata pun mendorong pembangunan kereta gantung segera terlaksana.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mendorong rencana pembuatan cable car atau kereta gantung menuju Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Ini bertujuan untuk menjadi vacuum cleaner alias menarik wisatawan untuk menikmati keindahan Banyuwangi. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun turut membantu impian adanya kereta gantung di Kawah Ijen.

“Saya sudah ketemu dengan investornya. Kita dorong untuk segera diwujudkan agar kunjungan dunia ada di Banyuwangi. Nanti kita akan undang di Diaspora untuk menjelaskan ke orang Banyuwangi yang punya wilayah,” ujar Menpar Arief Yahya kepada sejumlah wartawan, saat press conference peresmian El Royale Hotel and Resort Banyuwangi, Rabu (21/6/2017).

Kereta gantung di Kawah Ijen, kata Menpar Arief, akan menyedot wisatawan seluruh dunia. Selain itu, ini merupakan satu-satunya di Indonesia.

“Saya minta segera sebelum tahun 2019. Saya minta cable car yang nomor satu di dunia, jika tidak nomor dua pun tidak masalah. Di dunia ada di China dan beberapa negara lain,” tambah Arief.

BACA JUGA: Target 2019: Banyuwangi Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Terkait dengan izin yang terganjal di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menpar Arief mengaku saat ini pihaknya sedang mengusahakan ijin konversi beberapa titik untuk dijadikan tapak kereta gantung. Saat ini perubahan regulasi di Kawah Ijen dari Cagar Alam menjadi Taman Wisata Alam sudah dilakukan, sehingga bisa lebih mudah dalam pembangunan sarana dan prasarana kereta gantung.

“Di dunia itu aturannya boleh untuk menaruh tapak. Merusak iya tapi hanya sedikit. Dan nantinya ini akan menghasilkan profit bagi negara,” tambahnya.

Dalam konsep pariwisata, tambah Arief, dikenal dengan 3P, yakni People, atau pemberdayaan masyarakat, Planet, ramah lingkungan dan Profit atau keuntungan dan kesejahteraan. Pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan akan menghasilkan kesejahteraan. Di kasus kereta gantung Kawah Ijen ini, dirinya menjamin tidak akan ada perusakan lingkungan yang sporadis jika dikelola dengan baik.

Kemenpar Dorong Pembangunan Kereta Gantung di Kawah IjenFoto: (Ardian Fanani/detikTravel)

“Pariwisata tidak akan merusak lingkungan. Mohon maaf di industri dipastikan ada kerusakan lingkungan. Semakin dilestarikan akan semakin mensejahterakan daerah khususnya dan devisa untuk negara,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengapresiasi dukungan percepatan yg dilakukan Menpar Arief Yahya. Bupati Anas pun berharap target ini bisa dikejar bersama-sama untuk pengembangan pariwisata nasional.

“Mengutip komentar menpar, kita harus bekerja incorporated. Semua saling sinergi,” kata Anas.

Menurut Anas, sudah ada investor dari Swiss namun masih terkendala izin yang macet dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kereta gantung akan membantu target pemerintah pusat mendatangkan sebanyak 15 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia pada 2017, dan 20 juta pada 2019. (krn/krn)

sumber : detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang Kami

Wisata Istimewa; adalah Tour Operator dan Organizer Trip dengan pengalaman lebih dari 5 tahun. Berpusat di Yogyakarta. Dikelola secara professional®.

Hubungi Kami

Kalijeruk 2, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta 55584
WA 0877 3820 3047
kurnia@wisataistimewa.com
Jangan Lupa Bahagia

Ikuti Kami